Admin
Rabu, 19 Agustus 2020


KAJEN - Masih dalam suasana peringatan kemerdekaan RI ke 75, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si ajak masyarakat untuk bersyukur atas kemerdekaan Republik Indonesia serta mengisi kemerdekaan dengan tahlil, seperti yang dilakukan oleh Bupati yang mengisinya dengan tahlil setelah isya di makam pahlawan Kajen, Senin (17/8).
Bupati menjelaskan bahwa kita patut bersyukur, negara ini telah merdeka. “ jika tidak merdeka kita masih di jajah dan itu tidak enak, mau ibadah tidak bisa, alhamdulillah atas karunia Allah kita bisa merdeka tinggal bagaimana cara kita mensyukurinya.” Jelas Bupati saat sambutan pada acara pengajian umum di Pondok Pesantren Anwarul Bahri Dukuh Karangmulyo Desa Kesesi malam tadi (17/8).
Kalau para santri melakukan tahlil di pondok pesantren, mushola, masjid, Bupati juga talhlil ba’da isya di makam pahlawan kajen, kemudian jam 12 upacara resmi, Bupati mengajak untuk mendoakan para arwah syuhada dan sholihin yang sudah berjuang mendirikan negara Indonesia ini supaya amalnya di terima disisi Allah SWT. Bupati menerangkan, bentuk syukur atas kemerdekaan yaitu dengan membangun daerah Kabupaten Pekalongan yang lebih baik, utamanya yaitu jalan menuju pesantren,
Dalam sambutannya bupati juga menjelaskan bahwa untuk bisa mencapai selamat dunia akhirat tidak ada jawaban lain selain ngaji. Adapun syarat ngajiyang pertama yaitu memilih guru yang mursyid yang memberikan petunjuk tentang hukum-hukumnya AllahSWT,seperti Romo KH Turmudi. Kemudian yang kedua harus rajin ngajinya,dan yang ketiga memang butuh waktu lama yaitu tidak bosen mendengarkan ajaran dari guru. Bupati mendoakan semoga cita-cita mulia Romo KH Turmudi yang sangat mulia bisa tercapai.
Bupati juga mendoakan untuk kesehatan Romo kiyai serta ustadz ustadzah dan para pengurus,dan pondok pesantren tersebut dapat berkembang lebih pesat lagi dan bisa menjadi muara untuk masyarakat.( El-Kominfo )
Publisher : aris