Admin
Jumat, 25 Agustus 2023


KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq,SE.MM berharap stunting di kabupaten Pekalongan benar benar turun. Hal ini dikatakannya saat membuka secara resmi peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 tingkat kabupaten Pekalongan tahun 2023. Peringatan Harganas tahun 2023 yang mengusung tema “ Menuju Keluarga Bebas Stunting Untuk Indonesia Maju” ini dilangsungkan di obyek wisata Linggoasri, Kamis (24/08/2023) pagi, dihadiri pula ketua Dekranasda kabupaten Pekalongan Mukhtaruddin Ashraff Abu, para kepala OPD terkait serta para tamu undangan.
Dalam sambutannya Fadia mengatakan bahwa peringatan Harganas ke-30 tingkat Kabupaten Pekalongan kali ini diadakan secara meriah, dimana semua penyuluh KB di kabupaten Pekalongan dihadirkan untuk bersama-sama berkomitmen agar stunting di kabupaten Pekalongan turun. “Stunting adalah PR yang besar buat kita. Kabupaten Pekalongan ini stuntingnya saya lihat masih tinggi, walaupun angkanya dibawah provinsi Jawa Tengah. Tahun 2023 ini stunting di kabupaten Pekalongan Alhamdulilah menurun. Ini tidak mungkin terjadi tanpa kerjasama yang baik antara penyuluh KB di tiap desa ,ibu/bapak dari dinas juga yang telah bekerjasama dengan baik sehigga stunting di kabupaten Pekalongan turun. Tapi saya maunya stunting harus benar benar turun,” tegasnya.
Lebih lanjut, Fadia memaparkan pentingnya peran penyuluh KB dalam upaya penurunan stunting. Menurutnya banyak yang harus diajarkan kepada masarakat kaitannya dengan stunting, misalnya ajaran tentang pola makan anak yang benar. Hal ini bisa dilakukan dengan berkolaborasi dengan dinas kesehatan. “ Saya minta untuk mengajarkan ibu-ibu penyuluh KB tentang cara menghadapi ibu yang baru melahirkan. Seperti pemberitahuan tentang gizi apa yang terbaik untuk anak anak yang selanjutnya diajarkan ke masyarakat, “ terangnya.
Selain penurunan stunting, Fadia juga berharap angka perkawinan dini serta angka akematian ibu dan anak juga harus menurun. Dan untuk mewujudkannya diperlukan kerjasama yang baik mulai dari tingkat desa sampai kabupaten. ´ Saya minta diadakan penyuluhan, dan kalau di desa ditemukan ada yang perlu disikapi Pemkab, ibu/bapak tinggal memberitahukan ke dinas , nanti kita akan turun ke desa bapak/ibu. Kita harus kerjsama agar angka perkawinan dini turun, stunting menurun, angka kematian ibu dan anak juga harus menurun,’ pungkasnya
Tak lupa Fadia juga memberikan kesempatan sesi tanya jawab dengan para penyuluh KB seputar kendala yang dihadapi di desa mereka.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pekalongan, dr. Eko Wigiantoro,M.Kes dalam laporannya menyampaikan tujuan peringatan Harganas ke-30 tingkat kabupaten Pekalongan tahun 2023 adalah meningkatkan peran stakeholder, tokoh masyarakat dan keluarga dalam pembangunan keluarga, meningkatkan kinerja pengelola dan petugas bangga kencana ( Pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga Berencana ) dalam meningkatkan program bangga kencana, dan meningkatkan mutu keluarga Indonesia dalam pencegahan stunting.
Peringatan Harganas ke-30 tingkat Kabupaten Pekalongan tahun 2023 diikuti sebanyak 670 orang. Terdiri dari PPKBD 570 orang dari 19 kecamatan, penyuluh KB serta OPD dan instansi terkait. Rangkaian peringatan Harganas ke-30 ini diawali dengan kegiatan senam pagi bersama. Selain itu dilakukan juga pemberian penghargaan secara simbolis kepada para pemenang baik juara 1, 2 dan 3 untuk lomba menu dahsyat cuci piringku, web Kampung KB dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) Hebat.