Admin
Kamis, 16 Maret 2023


KAJEN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan laksanakan Focus Group Dicussion (FGD) untuk menyusun dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) terkait bencana di wilayah Kabupaten Pekalongan yang berlangsung di Aula kantor BPBD setempat pada hari Rabu (15/03/23). Peserta yang hadir dalam diskusi tersebut diantaranya para relawan mulai dari Unsur TNI, POLRI, PMI, SAR, Kemudian dari Organisasi Perangkat Daerah yang berkaitan dengan kebencanaan, perwakilan penyandang disabitas, serta perwakilan dari kecamatan daerah rawan bencana.
Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan, Budi RahardjoKasi melalui Kasi Pelayanan Informasi Rawan Bencana, Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana, Mohammad Ali, SKM, M. Kes menjelaskan bahwa acara ini dilaksanakan untuk memberi gambaran terkait penyusunan dokumen Rencana Penanggulangan Bencana di Kabupaten Pekalongan. Dengan adanya dokumen tersebut nantinya kerja dari BPBD bersama seluruh pihak yang terlibat menjadi lebih terarah.
"Walaupun penanganannya sudah bagus, kemudian kerjasamanya juga sudah baik, namun tanpa adanya suatu dokumen-dokumen pendukung kita kerjanya tidak terarah," Tutur Mohammad Ali saat mengawali diskusi.
Mohammad Ali berharap bahwa dengan adanya kegiatan diskusi ini semua pihak yang hadir bisa memberikan usulan-usulan. Sehingga nantinya dokumen RPB yang dihasilkan bisa dijadikan acuan kerja.
Dalam kegiatan diskusi tersebut, pihak BPBD mengundang PT. Alam Mataram Sejahtera sebagai konsultan kebencanaan yang didatangkan langsung dari Yogyakarta. Betindak sebagai pemateri terkait penyusunan Rencan Penanggulangan Bencana adalah Indra Baskoro Adi, S. Psi, M. MB dan Wana Kristanto, S. E, M. M. MB. Kegiatan penyusunan RPB ini dilakukan secara berkelanjutan yang terbagj menjadi tiga tahapan, yaitu persiapan penyusunan, dan penetapan.