Admin
Rabu, 19 Agustus 2020


KAJEN – Menyikapi berita bohong yang beredar di media social mengenai ketidak legalan uang pecahan baru Rp 75.000. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal Muhammad Taufik Amrozy menegaskan uang edisi khusus HUT ke-75 RI ini sah dipakai untuk alat pembayaran.
‘’ Jika di medsos banyak yang mengabarkan bahwa uang ini hanya untuk souvenir dan koleksi saja itu tidak benar. Jadi bisa kita lihat di halaman belakang ada tulisan ‘ uang ini merupakan alat pembayaran yang sah BI’, ya sama lah ini namanya uang kartal dimana masyarakat dimanapun wajib menerima,’’ kata Kepala Perwakilan BI Tegal Muhammad Taufik Amrozy saat lakukan sosialisasi pengenalan uang kartal baru Rp 75.000 di Ruang Kerja Bupati Pekalongan, sore ini Selasa (18/8/2020).
Taufik menjelaskan bahwa Bank Indonesia mencetak uang pecahan baru Rp 75.000 ini hanya 75 juta lembar saja. Oleh karena itu untuk penyebaranya sendiri Taufik menuturkan bahwa per KTP atau per NIK hanya bisa menukarkan satu lembar saja supaya merata.
‘’Ini kami cetak dalam jumlah terbatas karena sesuai dengan visi kita yaitu untuk menyambut HUT RI ke-75 dan kita hanya mencetak 75 juta lembar,’’ jelasnya.
Adapun untuk mekanismenya sendiri, Taufik mengungkapkan bahwa penukaran bisa dilakukan di seluruh kantor perwakilan Bank Indonesia mulai hari ini tanggal 18 Agustus 2020 sampai 30 September 2020.
Sementara untuk pelayanan penukaran uang pecahan baru Rp 75.000 di perbankan bisa dilakukan mulai tanggal 1 Oktober 2020.
‘’Dan untuk penukaran bisa dilakukan mulai hari ini sampai 30 September 2020 di Bank Indonesia dan selanjutnya setelah tanggal 1 Oktober 2020 bisa dilakukan penukaran di perbankan, namun di Bank Indonesia masih tetap bisa dilakukan penukaran,’’ ungkapnya.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk tidak mudah mempercayai berita yang tidak benar di media social mengenai uang pecahan baru Rp 75.000 yang diluncurkan oleh Bank Indonesia.
‘’ Prinsip kita jangan terpecah belah dan jangan terpancing isu-isu yang dibuat oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab berkaitan dengan eksistensi uang kartal 75 ribu ini,’’ tegasnya
Bupati Asip menghimbau masyarakat bisa bersabar sedikit untuk mendapatkan uang pecahan baru Rp 75.000 tersebut karena peredaranya masih terbatas. Namun jika sudah mulai dipasarkan secara luas dipastikan masyarakat akan bisa mendapatkannya (Lus-Kominfo)
Publisher : aris