Admin
Minggu, 20 Maret 2022


KAJEN - Dalam rangka memberikan edukasi politik, menghargai pilihan setiap orang dalam memilih pempimpin, dan meningkatkan partisipasi pemilih di pemilu 2024 nanti, Badan Kesbangpol Kabupaten Pekalongan menggelar kegiatan pendidikan politik dan penguatan demokrasi di aula balai desa Karangrejo, Kesesi Sabtu (19/3/2022) yang diikuti puluhan organisasi masyarakat, organisasi pemuda dan tokoh agama.
Plt.Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Pekalongan Haryanto nugroho S. STP, melalui Kabid Poldagri dan Ormas Suteguh, S. Si mengatakan dalam kegiatan tersebut menghadirkan narasumber diantaranya Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Mas'udah, Kepala Prodi FISIP UNTAG Semarang Dr. Tri lestari hadiati, M.Si, Ketua AMRI Kabupaten Pekalongan Qayyum .
Menurutnya kegiatan pendidikan politik dan penguatan Demokrasi ini merupakan agenda kerja tahun 2022 dari Badan Kesbangpol Kabupaten Pekalongan di 19 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan.
Dengan tujuan kegiatan semacam ini bisa meningkatkan partisipasi dalam pemilihan umum dan menghargai pandangan politik setiap orang.
Sementara menurut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Mas'udah sebagai narasumber dia menyampaikan bahwa masyarakat harus cerdas dalam memilih pemimpin dan menolak money politics.
"Sebagai pemilih harus cerdas dalam menentukan pilihannya dan menghindari money politics dengan tidak mendewakan uang, karena akan merusak tatanan" ungkap Mas'udah.
Selain itu menurut Ketua AMRI Kabupaten Pekalongan Qayyum, mengatakan bahwa perkembangan demokrasi dan politik di era digital, bahwa masyarakat bisa berpartisipasi dalam menentukan arah pembangunan salah satunya dengan memanfaatkan kanal digital yang sudsh tersedia untuk menyampaikan gagasan, usulan-usulan, dan tidak mudah terpancing dengan informasi hoax yang akan mempengaruhi kualitas demokrasi.
"Diharapkan setelah kegiatan ini mereka bisa mendapatkan beberapa hal diantaranya partisipasi pemilih lebih meningkat secara otomatis mempengaruhi kualitas demokrasi kita, kemudian masyarakat semakin tahu dimana dan kemana mereka harus menyalurkan suaranya, aspirasinya, usulannya" pungkas Qayyum. (Dian-Kominfo)