Admin
Selasa, 21 Maret 2023


KAJEN - Desa Linggoasri, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan Terpilih menjadi Desa Sadar Kerukunan pada hari Senin (20/03/23). Program tersebut adalah hasil inisiasi dari Universitas Islam Negeri (UIN) KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan.
Acara soft launching dilaksanakan di Aula Balai Desa Linggoasri dan dihadiri oleh Asisten 1 Setda Kabupaten Pekalongan Totok Budi Mulyanto, S. E mewakili Bupati Pekalongan yang berhalangan hadir karena ada acara Musrenbang tingkat Kabupaten Pekalongan, kemudian Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Poltik Kabupaten Pekalongan Sri Lestari, Ketua FKUB Kabupaten Pekalongan M. Sholahuddin, A. Ma, Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, serta Forkopimcam Kajen.
Program Desa Sadar Kerukunan di Linggoasri terbentuk atas dasar penelitian yang dilakukan oleh Dosen UIN KH. Abdurrahman Wahid yang meneliti kerukunan masyarakat Desa Linggoasri, Kecamatan Kajen. Linggoasri dinilai pantas dinobatkan sebagai Desa Sadar Kerukunan karena di daerah tersebut terdapat empat agama yang berbeda yaitu 90% Islam, 10% Hindu, sisanya adalah Budha, dan Katolik serta terdapat dua tempat ibadah yaitu Masjid dan Pura. Namun untuk sosial kemasyarakatan masih tetap rukun dan bergotong royong.
Asisten 1 Setda Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Pekalongan Totok Budi Mulyanto, S.E yang hadir mewakili Bupati Pekalongan mengucapka selamat kepada Para pengurus Desa Sadar Kerukunan di Linggoasri yang sudah ditetapkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah. Harapannya pengurus tersebut dapat mempertahankan budaya yang sudah turun temurun yaitu menjaga kerukunan antar masyatakat Desa Linggoasri.
"Kami ucapkan selamat kepada pengurus yang sudah dibacakan tadi dan ditandatangani oleh Kakanwil jateng mudah-mudahan pemgurusnya nanti bisa menyamakan visi untuk mempertahankan budaya yang sudah turun temurun," Tutur Totok dalam sambutannya di Desa Linggoasri.
Pihak Desa yang diwakili oleh Sekretaris Desa Linggoasri Taswono mengucapkan terima kasih atas terpilihnya Desa Linggoasri menjadi Desa Sadar Kerukunan yang kedepanya juga diprogramkan untuk menjadi Kampung Moderasi.
"Kami mengucapkan terima kasih karena Desa Linggoasri ini menjadi salah satu desa di Kabupaten Pekalongan yang menjadi contoh dan dipilih menjadi Desa Sadar Kerukunan dan kedepannya juga ada Kampung moderasi.
Salah satu kunci kerukunan di desa kami adalah warisan dari leluhur yaitu sebuah peninggalan tak benda yang berbentuk tradisi yang jika kita pahami mengandung pesan kebaikan bagi masyarakat Linggoasri, Ucap Taswono.
Kegiatan penobatan Linggoasri Sebagai Desa Sadar Kerukunan tidak berhenti sampai disini. Nantinya akan diagendakan Grand Launching pada bulan April bersamaan dengan perayaan syawalan di Linggoasri.