Admin
Sabtu, 23 April 2022


KAJEN – Sebanyak 442 personel gabungan unsur dari Polri, TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kabupaten Pekalongan disiapkan untuk pengamanan arus mudik Lebaran tahun 2022 ini.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, S.Sos, M.Si usai menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2022 di halaman Mapolres Pekalongan, Jum’at (22/4) pagi, menyatakan, Pemkab sudah menyiapkan personel dan dukungan lainnya untuk pengamanan arus mudik Lebaran 2022 ini.
Untuk mengantisipasi melonjaknya kasus Covid-19 berkaitan dengan perkiraan banyaknya pemudik yang akan pulang kampung ke Kabupaten Pekalongan, pihaknya sudah menyampaikan edaran kepada pihak desa dan kecamatan agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dan tetap mengalakkan jogo tonggo. Selain itu, OPD terkait juga diminta untuk selalu melaporkan jumlah pemudik setiap harinya. “Berapa jumlah pemudiknya, selalu kita pantau kondisinya dilapangan dan dilaporkan secara berjenjang tiap hari,” tutur Sekda.
Kapolres Pekalongan, AKBP Dr. Arief Fajar Satria,SH, SIK, MH, menjelaskan, menghadapi Idul Fitri 1443 H, Kabupaten Pekalongan mengerahkan 442 personel yang terdiri dari 325 personel polri, 42 TNI, dan personel gabungan tim Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan Satpol PP untuk menghadapi arus mudik dan menghadapi gangguan kamtibmas dalam pelaksanaan Idul Fitri 2022. “Kita harapkan dengan sinergitas antara TNI, Polri, Pemkab dan stakeholders lainnya dapat memberikan keamanan dan kesehatan kepada masyarakat yang melaksanakan mudik,” tutur kapolres.
Terkait hal tersebut, disiapkan 6 pos pelayanan dan pos pengamanan. “Pos Pengamanan akan dibagi empat titik, di anataranya pada simpul-simpul dan titik keramaian, titik mobilitas kendaraan yang tinggi dan titik rawan kriminalitas,” jelas kapolres. Posko antara lain dibangun di wilayah Bojong, Tugu Nol Kajen, dan Kedungwuni serta International Batik Center (IBC). Selain itu, jalur alternatif juga sudah disiapkan untuk mengalihkan arus jika terjadi kepadatan lalu lintas di jalur pantura.
Lebih lanjut dikatakan, bahwa akan ada penempatan personel di tempat wisata. “Akan ditempatkan personel untuk menjaga masyarakat, menghimbau masyarakat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan guna pencegahan Covid-19,” imbuhnya.
Usai gelar pasukan juga dilakukan pemusanahan 2022 botol miruman keras (keras) berbagai merek dan petasan yang merupakan hasil operasi penyakit masyarakat (Pekat) dengan sasaran miras, narkoba, dan petasan yang dilaksanakan dalam 2 pekan terakhir. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan