

| KEPALA SEKOLAH SEBAGAI MANAJER KEMASYARAKATAN |
| [ Kamis, 15 Juli 2010 ] | |
|
Kepala Sekolah bertugas tidak hanya memimpin guru di sekolah saja, akan tetapi juga berfungsi sebagai manajer sosial kemasyarakatan. “ Karena pendidikan dimasyarakat terbagi atas pendidikan formal, non formal dan informal yang saat ini masih membutuhkan Kepala Sekolah sebagai motivator pelaksanaan pendidikan tersebut “ ungkap Bupati Pekalongan Siti Qomariyah MA di depan 223 Kepala Sekolah SD dan SMP yang dilantik diaula lantai 1 Sekretariat Kabupaten Pekalongan Kajen baru baru ini ( 14/7). Menurut Bupati, dengan Kepala Sekolah turut mendorong masyarakat untuk perduli pada tugas dan kewajiban pada dunia pendidikan, secara tidak langsung ikut membantu mempercepat pembangunan dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat. Selanjutnya Qomariyah, menekankan kembali agar Kepala Sekolah dapat lebih bekerja keras dalam mewujudkan empat pilar pendidikan . Yaitu pemerataan pendidikan, pencapaian peningkatan mutu, relevansi pendidikan dan pengelolaan pendidikan yang baik. Tentang pemerataan pendidikan, Bupati menjelaskan bahwa pendidikan hendaknya dapat dinikmati semua masyarakat, baik masyarakat di pedesaan maupun perkotaan. Untuk Kabupaten Pekalongan pemerataan pembangunan dunia pendidikan sudah sangat baik namun Kepala Sekolah harus mampu menjaga dan meningkatkan. “ Partisipasi anak untuk sekolah Kabupaten Pekalongan telah melebihi standar pada level tingkat nasional, yang saat ini telah mencapai 100 % untuk sekolah dasar, tingkat menengah 95 % dan tingkat atas 75 %. “ tandas Bupati Untuk peningkatan mutu pendidikan, Bupati menekankan kepada Kepala Sekolah untuk dapat mengajarkan mata pelajaran yang berformat pada berwawasan sekolah sehingga lebih memaksimalkan untuk peningkatan mutu pendidikan. Terkait relevansi pendidikan, Bupati menegaskan kembali agar sekolah dalam mengajarkan pendidikan yang ada hubungannya tehnologi dan pengetahuan saat ini sehingga mereka tidak canggung dalam menghadapi dunia modern saat ini. Disamping itu pada pendidikan non fisik yang dibangun adalah pendidikan yang berkepribadian. Melalui pendekatan pendidikan keagamaan, pendekatan bahasa, ras dan pendekatan prilaku. “ Tujuan relevansi pendidikan ini selaras dengan pendidikan nasional yaitu mewujudkan siswa yang sehat dan mandiri “ terang Bupati Sedang untuk pengelolaan sekolah yang baik, Kepala Sekolah hendaknya pandai menganalisa tentang kelebihan dan kekurangan sekolah sehingga ketika mengelola sekolah didapat kualitas yang maksimal(hamin). Sumber: Release Bagian Humas Setda Kab. Pekalongan |
|



| Visitors: 1875882 |
| We have 50 guests online |