

| Cermat Pilih Kabel, Hindari Kebakaran karena arus listrik |
| [ Selasa, 16 Pebruari 2010 ] | |
|
Salah satu penyebab terjadinya kebakaran di Indonesia adalah penggunaan
kabel dengan kualitas rendah. Disarankan jangan membeli kabel hanya
karena tergiur dengan harga yang murah. Kebakaran terjadi karena timbulnya percikan api saat kabel dialiri arus listrik yang besarannya jauh melampaui batas kemampuannya. Jika di dekat kabel itu ada bahan yang mudah terbakar maka percikan api dari kabel yang isolasinya (bungkus pengaman kabel) sudah meleleh akan cepat menjalar. Standarnya, kemampuan daya hantar arus maksimal kabel sampai 3 kali daya yang tertera. Kondisi akan semakin parah bila kabel yang digunakan kualitasnya tidak memenuhi standar SNI (Standar Nasional Indonesia). Hanya dialiri dengan arus yang melebihi dari arus maksimumnya (tidak sampai tiga kali spesifikasi yang dijanjikan), isolasi kabel sudah meleleh. Pada banyak kabel yang tidak memenuhi standar SNI, lelehan isolasi ini dapat mengeluarkan api. Bila lelehan ini jatuh atau menempel pada bahan yang mudah terbakar, akan sangat berbahaya karena dapat menimbulkan kebakaran. Kondisi akan jauh berbeda jika kita menggunakan kabel sesuai standar SNI. Ketika arus mengalir melebihi tiga kali kemampuan maksimumnya, isolasi kabel yang meleleh akan hangus. Lelehan isolasi pun tidak ada yang menempel pada bahan-bahan di sekelilingnya. Oleh sebab itu, kami sarankan: utamakan kualitas saat membeli kabel untuk instalasi listrik sesuai SNI. Meski harganya terlihat lebih mahal, tetapi keamanan gedung dan keselamatan kita lebih terjamin. Dibanding kita membeli kabel yang harganya murah tetapi resiko kebakarannya lebih besar. Selain itu, yang patut diperhatikan lagi adalah jeli memilih ukuran kabel. Sesuaikan ukuran kabel dengan peralatan yang akan kita gunakan. Contoh kecil, gunakan jenis kabel berukuran 2,5 mm untuk lampu. Untuk penggunaan peralatan listrik lainnya, misalnya kulkas, sesuaikan dengan standar yang berlaku. Untuk menjaga keselamatan, kami juga menyarankan untuk secara kontinu memeriksa instalasi listrik di rumah maupun gedung minimal tujuh tahun sekali. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengganti kabel instalasi yang kondisinya sudah tidak memadai akibat sudah aus atau terkelupas karena digigit binatang. Bukankah mencegah dengan sedikit berkorban akan lebih baik daripada keselamatan diri dan gedung terabaikan? Sumber/Link: http://www.plnjateng.co.id/ |



| Pengunjung: 1880690 |
| Kami ada 33 tamu online |