KEPALA SEKOLAH HARUS TINGKATKAN PROFESIONALITAS DAN KEJAR KETERTINGGALAN

KAJEN – Harus dipahami bersama dimanapun Saudara ditempatkan sebagai guru yang diberi tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, hendaknya diterima dengan ikhlas dan segera laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Demikian antara lain sambutan Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH, MSi sesaat setelah mengukuhkan 7 Kepala Sekolah di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Rabu, 28 Maret 2018.

Dalam acara yang dilaksanakan di Aula Dindikbud Kabupaten Pekalongan tersebut Bupati juga menyampaikan harapannya agar seluruh jajaran Dinas Pendidikan khususnya Kepala Sekolah SMP untuk senantiasa meningkatkan profesionalitas dan mengejar ketertinggalan agar pendidikan di Kabupaten Pekalongan tidak kalah dengan daerah lain. “Terimakasih atas semangat Saudara untuk terus meningkatkan prestasi. Dan tolong di eksekusi lagi mana-mana SMP satu atap yang bisa ditingkatkan menjadi SMP Reguler,” tambah Bupati.

Lebih lanjut Bupati mengajak jajaran Dindikbud untuk bekerja bersama-sama sehingga tidak ada perbedaan diskualitas antara sekolah satu atap di daerah atas dengan sekolah reguler di daerah bawah terutama dalam diskualitas sarana dan prasarana pendidikan. “Perbedaan ini pelan-pelan harus kita hilangkan. Ayo kita pupuk kembali semangat kolektifitas dan kesadaran bersama untuk satu tujuan yaitu demi memajukan dan mengembangkan pendidikan di daerah kita,” ajaknya.

Ditambahkan Asip, hal yang tak kalah pentingnya harus kita perhatikan adalah bekerja sama dengan lintas sektor untuk meningkatkan sumber daya yang ada dengan meningkatkan kecerdasan, baik kecerdasan yang berasal dari diri sendiri maupun kecerdasan yang diperoleh dari perkembangan di lingkungannya. “Paling ideal adalah bagimana kita melakukan upaya yang serius untuk mengangkat anak-anak di daerah atas ini,” tambahnya.

Terkait dengan potret pendidikan di Kabupaten Pekalongan yang saat ini telah menempati posisi yang lumayan dari daerah lain yaitu ada di peringkat 10 besar, Asip mengatakan bahwa hal ini harus terus ditingkatkan dengan meningkatkan kualitas pendidikan, seperti meningkatkan jumlah sekolah yang melaksanakan UNBK sebagai salah satu parameter keberhasilan pendidikan. “Insya Allah pada akhir jabatan saya, semuanya 100% harus sudah UNBK. Sarana dan Prasarana akan kita penuhi, tinggal panjenengan siap atau tidak,” ujarnya.

Sementara itu, para guru yang dikukuhkan sebagai Kepala Sekolah tersebut adalah Bambang Yoto Budi Laksono, S.Pd Guru madya SMPN 1 Kesesi sebagai Kepala SMPN 3 Kandangserang, Titik Sulistyaningrum, S.Pd guru muda SMPN 1 Sragi sebagai Kepala SMP Satu Atap Wangkelang Kandangserang, Rodli, S.Pd guru madya SMPN 1 Wonokerto sebagai Kepala SMP Satu Atap Werdi Paninggaran, Nur Subardiyanto, S.Pd guru madya SMPN 2 Sragi sebagai Kasek Satu Atap Luragung Kandangserang, AH. Muslimin, S.AG guru muda SMP Satu Atap Werdi sebagai Kasek SMP Satu Atap Notogiwang Paninggaran, Nurul Qomariyah, S.Pd guru madya SMPN 1 Buaran sebagai Kepala SMP Satu Atap Windurojo Kesesi, dan Drs. Wartoyo, M.Pd guru madya SMP 1 Karanganyar sebagai guru yang diberi tugas tambahan sebagai Kepala SMP Satu Atap Gembong Kandangserang. (451h & Diyon)

Publisher : arif

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…