BUPATI ASIP KHOLBIHI BERSAMA RIBUAN WARGA IKUTI PEKALONGAN MENGAJI

Kegiatan diisi dengan membaca Alquran secara serentak dan mengkhatamkan al-Quran lebih dari seribu kali oleh seluruh jamaah yang hadir. Khataman al-Qur’an dimulai pukul 07.00 WIB yang dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Penasehat Nusantara Mengaji, Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad, MA. Selesai khataman, juga digelar wayang santri yang didalangi oleh Ki Enthus Susmono Bupati Tegal.

Usai wayangan, dimeriahkan dengan Haflah Tilawah yang dilantunkan oleh tiga Qori juara International dari PTIQ Jakarta. Acara diakhiri dengan tausyiah dan orasi kebangsaan oleh Inisiator Nusantara Mengaji, DR (HC) H. A. Muhaimin Iskandar.

Menurut Ketua Pelaksana, H. Bisri Romli, Khataman ini digelar untuk mendoakan para pendiri bangsa dan para pahlawan yang telah berjuang merebut serta mempertahankan kemerdekaan. Selain itu, khataman al-Quran juga dimaksudkan untuk mengajak masyarakat mendekati kitabnya. “Kecenderungan masyarakat dewasa ini lebih akrab dengan berita hoax dari pada al-Quran,” kata anggota DPR RI Dapil Jateng X ini.

Sementara itu Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbihi, SH., M.Si dalam sambutan selamat datang menyampaikan harapannya semoga kehadiran Cak Imin dan rombongan akan memberi manfaat khususnya untuk akselerasi dan dinamisasi pembangunan di Kabupaten Pekalongan

“Saya membaca sejarah bahwa Bung Karno pada saat beliau meditasi dalam rangka mendirikan negara, saat itu dalam catatan Bung Karno menulis “Saya ingin ditemani masyarakat Pekalongan” sehingga beliau menjadi Presiden. Mudah-mudahan kehadiran Cak Imin di acara ini, merupakan sesuatu yang dahulu pernah dilakukan Bung Karno dalam tulisannya,” ujar Bupati.

“Jadi siapapun pemimpin nasional, insya Allah harus menginjakkan kaki di Pekalongan. Dan Cak Imin adalah orang pertama yang menginjakkan kaki di Pekalongan. Mudah-mudahan hajatnya dikabulkan Allah SWT,’ imbuh Bupati.

Pada kesempatan itu, Inisiator Nusantara Mengaji, DR. (HC) H.A. Muhaimin Iskandar mengatakan gerakan Nusantara Mengaji dan mentradisikan semaan dan kajian Alquran di berbagai daerah bertujuan untuk menguatkan bangsa dan negara. 

Lebih lanjut Cak Imin mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya warga Pekalongan untuk istiqomah memegang teguh Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) agar rajut tali persatuan dan kesatuan bangsa dapat terjaga dengan baik. "Insya Allah jika kita masih berpegang pada Islam Aswaja maka kita akan tetap bersatu, tidak seperti negara-negara lain yang banyak terpecah seperti Rusia, Balkan dan lainnya," kata Cak Imin.

Dijelaskan Cak Imin, Aswaja adalah sabuk spiritual yang manyatukan spirit dan semangat bangsa agar tidak mudah terpecah belah. "Di sinilah NU memiliki peran.  NU sejak didirikan telah mengikat bangsa ini dengan sabuk Aswaja sehingga tetap dalam semangat religius yang makin menggelora," katanya. 

"Di antara ghirah keagamaan saat ini ada yang menumpang ditarik-tarik untuk menjadi jihadis di negara-negara lain baik ke Thailand, Filipina dan Suriah. Hal itu menujukkan mereka belum paham makna sesungguhnya mencapai surga," tegas Cak Imin. 

Khataman tersebut dihadiri oleh H.A Muhaimin Iskandar (Inisiator Nusantara Mengaji), Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak. (Menristek Dikti RI), Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad (Ketua Dewan Penasehat Nusantara Mengaji), Dra. Hj. Ida Fauziyah, M.Si. (Deklarator Nusantara Mengaji), H. Jazilul Fawaid, (Ketua Koordinator Nasional Nusantara Mengaji), H. Bisri Romli (Ketua Korda Nusantara Mengaji Pekalongan), KH. Muhammad Jundi (Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pekalongan), K.H. Muslikh Khudhori (Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan), H. Asip Kholbihi (Bupati Pekalongan), Hj. Hindun (Ketua DPRD Pekalongan), para perwakilan Muspida, Dra. Mukaromah Syakoer, MM. (Sekda Kabupaten Pekalongan) beserta para Asisten, para Staf Ahli dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se Kabupaten Pekalongan.

Usai acara Pekalongan Mengaji di alun-alun Kajen, Bupati bersama H.A Muhaimin Iskandar (Inisiator Nusantara Mengaji), dan rombongan menuju kediaman Romo Kyai Taufiq di Ponpes At-Taufiqy Desa Rowokembu Kecamatan Wonopringgo guna melakukan silaturahmi. Lalu, dilanjutkan kegiatan penyerahan-penyerahan bantuan sekaligus peresmian Rumah Aspirasi H. Bisri Romly di Karanganyar. Serta Kunjungan Menristek Dikti RI ke Kampus Akademi Komunitas Negeri (AKN) Kajen. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)

Publisher : arif

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…