RSUD KESESI MULAI DIBANGUN, BUPATI LAKUKAN GROUND BREAKING

RSUD Kesesi Dibangun Untuk Menopang Pelayanan Kesehatan Lebih Paripurna 
 
 
KAJEN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kesesi mulai dibangun. Hal ini ditandai dengan ground breaking (peletakkan batu pertama) yang dilakukan oleh Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si, Kamis (18/7/2019).
 
Turut mendampingi antara lain Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwi Antoro, SKM.M.Kes, Kepala Puskesmas Kesesi I dr. Ryan Ardana Putra dan Camat Kesesi Ajid Pratondo, S.STP.
 
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan pembangunan RSUD Kesesi hari Kamis ini kita mulai dengan melakukan peletakan batu pertama. RSUD Kesesi ini letaknya di Puskesmas I Kesesi. “Saya memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan meskipun ada pembangunan ini. Sehingga masyarakat yang berobat tetap terlayani dengan baik seperti biasanya,” ujar Bupati.
 
Dijelaskan Bupati, RSUD Kesesi dibangun untuk menopang pelayanan kesehatan yang lebih paripurna lagi. Karena melihat kondisi saat ini Puskesmas Kesesi I rawat inapnya setiap harinya cukup penuh, sehingga masyarakatnya perlu mendapatkan pelayanan yang lebih memadai.
 
“Itu adalah salah satu faktor mengapa kita harus mendirikan RSUD Type C di Kecamatan Kesesi ini yang kebetulan secara geografis berbatasan dengan Kecamatan Pemalang. Jadi RSUD Kesesi ini bisa mengcover masyarakat Kabupaten Pemalang bagian selatan dan masyarakat Kecamatan Kesesi sendiri serta Kecamatan sekitarnya. Jadi prinsipnya adalah dalam rangka membangun kesejahteraan masyarakat dengan pelayanan kesehatan yang baik ini, Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus-menerus melakukan upaya penataan infrastruktur kesehatan untuk pelayanan lebih baik kepada masyarakat,” terang Bupati.
 
RSUD Kesesi ini, kata Bupati, kita bangun tahap awal dengan anggaran sebesar Rp 9 milyar. Hari ini sudah mulai dikerjakan dengan melakukan peletakkan batu pertama (ground breaking). Harapan Bupati, semoga pembangunannya akan tepat waktu, sehingga dengan waktu yang tidak terlalu lama RSUD Kesesi ini akan beroperasional, sehingga masyarakat bisa menikmati pelayanan RSUD type C.
 
“Secara kumulatif jumlah rumah sakit type C sesuai dengan feasibility study (studi kelayakan) yang sudah kita lakukan ini memang kurang di Kabupaten Pekalongan. Oleh karena itu kita dorong dengan berbasis pemerataan aspek geografi. Rakyat nanti bisa terlayani semua dengan mudah, sehingga derajat kesehatan Kabupaten Pekalongan semakin naik terutama kita masih punya PR bagaimana menurunkan angka kematian ibu melahirkan dan balita. Kemudian angka stunting yang memang masih di angka 28. Ini semakin lama akan semakin turun dengan penyediaan infrastruktur kesehatan yang memadai. Itulah latar belakang pembangunan RSUD Kesesi ini, tanpa menafikan fungsi dari Puskesmas dan justru akan kita tingkatkan. Nantinya Puskesmas Kesesi I akan kita relokasi secara bertahap, kira-kira 2 kilometer dari RSUD Kesesi ini,” papar Bupati.
 
Bupati menambahkan, untuk alkes (peralatan kesehatan) RSUD Kesesi pihaknya telah menganggarkan sebesar Rp 25 milyar. Kemudian untuk sumber daya manusianya di Dinas Kesehatan sudah siap, tinggal skema pendanaannya akan kita atur sesuai dengan skala prioritas.
 
Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Kabupaten Pekalongan juga menerangkan bahwa untuk diketahui, pada tahun 2019 ini Pemkab Pekalongan membangun dua rumah sakit, yaitu RSUD Kesesi dengan type C dan revitalisasi atau pembangunan gedung RSUD Kraton type B lantai 6. Untuk RSUD Kraton saat ini masih dalam proses lelang dengan anggaran Rp 81 milyar. Hal ini dalam rangka untuk meningkatkan kualitas pelayanan lanjutan di rumah sakit type B.
 
Khusus mengenai RSUD Kraton, Bupati tegaskan bahwa kita mempunyai rumah sakit type B yang sudah sejak jaman kolonial Belanda dan akan tetap kita pertahankan meskipun lokasinya ada di Kota Pekalongan tetapi sudah menjadi hak milik Pemkab Pekalongan sejak lama. Jadi akan kita pertahankan terus dan justru akan kita tingkatkan untuk melayani tidak hanya masyarakat Kabupaten Pekalongan saja, akan tetapi juga masyarakat Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, Kabupaten Pemalang dan Kabupaten tetangga lainnya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwi Antoro, SKM.M.Kes menambahkan bahwa d idalam pelayanan RSUD Kesesi nanti unit yang akan ditonjolkan sebagai unggulan adalah penyakit dalam dan kandungan. Sedangkan untuk rawat inap, untuk tahun 2019 ini terdapat 20 tempat tidur, dan untuk tahun 2020 akan ditambahkan 30 tempat tidur lagi. Dan total nanti akan menampung 80 tempat tidur.(didik/dinkominfo kab.pekalongan)
 
Publisher : aris 
 
 
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…