BUPATI PEKALONGAN ASIP KHOLBIHI : SEJAK TAHUN 2016, PLN SUPPORT WISATA LOLONG ADVENTURE DALAM POLA YANG SUSTAINABLE

KAJEN - Wisata Lolong Adventure, sebuah kawasan wisata yang berbasis adventure yaitu rafting yang dikelola oleh kelompok anak muda dari Pokdarwis Desa Lolong Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Mendapatkan support dari PLN sejak tahun 2016 berupa CSR dalam pola yang sustainable.

Demikian disampaikan Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si saat melakukan testimoni dalam rangka pembuatan film dokumenter oleh PT. PLN (Persero) Tbk., di obyek wisata Lolong Kecamatan Karanganyar, Senin (6/5/2019).

Dikatakan Bupati, kolaborasi antara CSR PLN dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan Pemerintah Desa Lolong ini manfaatnya sangat banyak. “Setidaknya ada 4 hal yang dapat kita dapatkan, yaitu yang pertama, terjadi pertumbuhan ekonomi yang dipantik dari sektor pariwisata rata-rata per tahun itu hampir 800 hingga 1.000 orang yang menggunakan jasa rafting ini,” ujar Bupati.

Kemudian kedua, disamping kita memberikan manfaat untuk pengembangan wisata, ada juga Sekolah Sungai Sengkarang. “Saya kira proses edukasinya juga masuk karena siapapun bisa belajar tentang bagaimana mengelola sungai, manfaat sungai agar sumberdaya alam sungai ini akan kita jaga sebagai karunia dari Allah SWT khususnya untuk Kabupaten Pekalongan,” tutur Bupati.

Ketiga, kata Bupati, di Desa Lolong Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan adalah salah satu desa yang mengusung Festival Durian sebagai sebuah kekuatan ekonomi dan budaya. Setiap tahun kita menyelenggarakan Festival Durian bersamaan dengan Panen Raya Durian.

“Produksi rata-rata durian Lolong yang memiliki rasa khas dengan spesifikasi khusus, jika dinominalisasi per musim sekitar Rp 2-3 Milyar. Itu adalah sebuah proses yang perlu kita hargai karena para petani durian Desa Lolong sangat menjaga tradisi untuk keberlangsungan tanaman durian dengan berbagai varietas,” tegasnya.

Dan  keempat, ditambahkan Bupati, bahwa kita juga menekankan agar apa yang sudah dilakukan oleh PLN sebagai salah satu perusahaan Negara yang peduli terhadap pengembangan budaya, pendidikan, ekonomi, olah raga prestasi yakni arung jeram yang sudah tingkat nasional atlitnya dari Lolong.

“Dahulu Desa Lolong ini zero income dari sektor pariwisata, sekarang sudah menjadi salah satu penyumbang income walaupun ini in-out dimanfaatkan langsung oleh masyarakat,” imbuhnya.

Pemerintah Kabupaten, kata Bupati, sesuai dengan tupoksinya memerankan dua hal. Pertama, dari aspek regulasi yakni kita tata agar dasar hukumnya kuat dalam hal anak-anak melakukan kegiatan kepariwisataan dan kegiatan-kegiatan yang lain.

Kedua, memfasilitasi. Jadi kolaborasi antara perusahaan PLN dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan saya kira akan memberikan manfaat yang lebih besar, lebih baik lagi terhadap pengembangan di desa-desa di Kabupaten Pekalongan.

“Starting up Lolong Adventure sudah bagus, peminatnya sudah banyak, pemanfaatan sumber daya alam dan sumber daya manusia sudah nampak sinerginya. Kita akan kembangkan terus,” ujar Bupati.

Orang nomor satu di Kota Santri itu mengatakan bahwa daerah yang bisa berkembang dan bisa menumbuhkan inovasi adalah daerah yang menang. Bukan daerah yang besar dan bukan juga daerah yang kuat, akan tetapi siapa yang cepat berinovasi. “Saya kira ini akan menjamin kelangsungan pengelolaan sumber daya alam yang dilakukan oleh anak-anak muda di Desa Lolong. Insya Allah ke depan Lolong akan semakin memikat karena akan ada inovasi-inovasi baru yang lahir dari anak-anak muda kita untuk mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam sebagai karunia Allah SWT yang harus kita syukuri, kemudian kita jadikan sebagai wahana pendidikan besar menjaga kelestarian lingkungan alam,” tandas Bupati. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)

Publisher : aris 

 
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…