DUA PERGURUAN TINGGI MILIK PCNU KABUPATEN PEKALONGAN KERJASAMA DENGAN UNIVERSITAS SAINS DAN TEKNOLOGI CHINA

KAJEN - Setelah teken MoU dengan beberapa perusahaan Jepang, kembali dua perguruan tinggi milik PCNU Kabupaten Pekalongan yaitu Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) dan Politeknik Pusmanu Pekalongan, Jumat (3/5/2019) menandatangani draf kerjasama dengan China University of Science and Technology, Nangang District Taipei (Taiwan).

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di aula PCNU Kabupaten Pekalongan di Kedungwuni dan disaksikan langsung oleh Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi dan mahasiswa.

Naskah kerjasama ditandatangani oleh Wakil Rektor ITSNU Ali Imron dan Direktur Politeknik Pusmanu Abdul Haris dengan Mr Rex yang mewakili Taiwan. Dimana nota kesepemahaman itu diantaranya berisi kerjasama untuk pertukaran dalam bidang penelitian dan pendidikan untuk mahasiswa dan dosen.

Kerjasama itu juga membuka peluang lulusan ITSNU Pekalongan dan Politeknik Pusmanu untuk berkarir di Taiwan. Sebelumnya ITSNU juga menandatangani kerjasama dengan beberapa perusahaan di Jepang.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pekalongan, KH. Muslikh Khudori, M.Si mengatakan, kerjasama tersebut diprioritaskan untuk meningkatan pendidikan di lingkungan Nahdlatul Ulama baik di Politeknik Pusmanu maupun ITS NU Kabupaten Pekalongan. "Kami menginginkan kerjasama MoU ini bisa segera meningkat ke Memorandum of Action (MoA) agar bisa lekas terlaksana," katanya.

Menurut Muslikh, kerjasama dalam bentuk beasiswa diberikan kepada Mahasiswa Reguler, yang tidak mendapatkan beasiswa dari Bidik Misi maupun beasiswa PCNU Kabupaten Pekalongan.

"Ratusan mahasiswa reguler dari kampus ITS maupun Pusmanu, kami berikan prioritas beasiswa dari Taiwan. Tentunya dengan persyaratan harus memenuhi kriteria," jelasnya.

Muslikh menjelaskan calon mahasiswa yang mendaftar ke ITS dan Pusmanu melalui jalur Bidik Misi mencapai ribuan mahasiswa. Padahal
ITS NU dan Pusmanu masing-masing mendapatkan jatah kuota Bidik Misi hanya 100 mahasiwa. "Kami masih berusaha kuota Bidik Misi bisa bertambah lagi, saya berharap ITS NU bisa memperoleh 200 kuota dan Pusmanu 150," ungkapnya.

Selain Bidik Misi, PCNU Kabupaten Pekalongan memberikan beasiswa sejumlah 10 mahasiswa, dengan kriteria santri tidak mampu dan mengabdi di pondok pesantren yang bersangkutan. "Mahasiswa yang mendapat bidik misi dan beasiswa dari PCNU, kami mohon maaf tidak bisa mengikuti program beasiswa dari Taiwan ini, karena diprioritaskan untuk mahasiswa reguler," terangnya.

Sementara itu perwakilan China University of Science and Technology, Mr Rex menuturkan, Kampusnya memiliki berbagai jurusan teknologi. Ada beberapa jurusan favorit diantaranya teknologi membuat pesawat terbang, teknologi kecantikan dan lainnya.

"Kami berharap ITS NU dan Pusmanu bisa berbahagia dan bergabung bersama kami, kampus yang memiliki jaringan ke perusahaan-perusahaan besar yang bisa menampung para mahasiswa," katanya.

Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Universitas Sains dan Teknologi Taiwan. Melalui kerjasama ini, semoga bermanfaat khususnya untuk pengembangan sains dan teknologi.

Bupati berjanji Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan mensuport penuh kerjasama ini, dengan cara memberikan beasiswa tambahan kepada para mahasiswa yang akan dikirim ke Taiwan.

"Harapannya kerjasama ini tidak hanya masalah pendidikan saja, tapi bisa meningkat ke hal yang lebih luas, semisal mengembangkan dunia industri di Kabupaten Pekalongan," tambahnya.

ITSNU Pekalongan yang akan memulai pelayanan pendidikan tahun ini masih membuka pendaftaran di empat program studi yaitu Teknik Informatika, Teknik Komputer, Teknik Industri dan Fisika untuk sarjana keahlian (D4) setara S1. Sementara Politeknik Pusmanu membuka pendaftaran Prodi Teknik Batik, Administrasi Perkantoran dan Akuntansi. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)

Publisher : aris

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…