Potensi Unggulan Kab. Pekalongan 2009

Surel Cetak PDF
Sumber : Data Bappeda & PM 2009

1. Potensi Unggulan Batik

Batik adalah merupakan salah satu  icon  Kabupaten Pekalongan, terdapat berbagai jenis batik di Kabupaten Pekalongan diantaranya adalah :
a. batik tulis atau canting
a. batik tenun
b. batik cap
c. batik sablon
d. batik sutera
e. batik pesisir

Bahwa batik menjadi salah satu jenis usaha produktif yang cukup berkembang dan sangat potensial sekali untuk ditingkatkan serta dapat menarik iklim investasi potensi daerah Kabupaten Pekalongan. Ada 6.122 unit usaha produktif batik di Kabupaten Pekalongan dengan jumlah tenaga kerja 66.122 orang yang tersebar di wilayah Kecamatan Wiradesa, Tirto, Kedungwuni, Wonokerto, Buaran, Doro, Siwalan dan  Sragi.

2. Potensi unggulan ATBM  kerajinan dari eceng gondok dan akar wangi
ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) adalah merupakan alat tenun yang masih digunakan oleh para pengrajin yang ada di Kabupaten Pekalongan, ATBM digunakan untuk membuat kerajinan dari bahan eceng gondok dan akar wangi, kegiatan survey dilakukan di kecamatan buaran dan karangdadap.

3. Potensi Unggulan Pariwisata
Potensi unggulan pariwisata di Kabupaten Pekalongan sangat luar biasa dari kawasan pantai sampai daerah pegunungan, obyek wisata yang ada di Kabupaten Pekalogan adalah :
a. Wisata linggo asri
    • Pura (tempat ibadah agama hindu)
    • Outbound centre
b. Wisata pantai depok
c. Wisata pantai wonokerto
d. Wisata kampung batik
e. Ekowisata petungkriyono
f. Wisata Kabalong
g. Wisata budaya kesenian tradisional

Obyek wisata yang ada belum dikelolo secara maksimal dan keterlibatan pihak lain dalam pengelolaan obyek wisata itu sendiri belum dibangun, baik melalui biro perjalanan wisata atau pun media yang menjual tentang obyek wisata yang ada di Kabupaten Pekalongan. Keterlibatan para pihak dalam pengelolaan obyek wisata masih  perlu ditingkatkan dan melakukan kerjasama, keterbatasan anggaran merupakan kendala yang perlu diantasipasi, dengan adanya peran-peran para pihak dalam pengeloaan obyek wisata dapat memberikan warna dan percepatan serta peluang investasi yang sangat menguntungkan bagi pihak-pihak yang terlibat dalam pengeloaan obyek wisata tersebut.

4. Potensi Unggulan Peternakan (Sapi)
Masyarakat Kabupaten Pekalongan pada umumnya memiliki ternak yang diperihara, pemeliharan ternak ini menjadi tumpauan yang sangat menunjang bagi kehidupan masyarakat yang ada di Kabupaten Pekalongan, kegiatan beternat dijadikan sebagai tabungan oleh masyarakat untuk keperluan seperti biaya sekolah, hajatan bahkan untuk biaya kuliah dan lain-lain.

Jenis ternak yang dipelihara oleh masyarakat sangat banyak seperti unggas (ayam, bebek dan angsa), sapi, kerbau, kambing dan domba, serta ada juga yang memelihara kuda sebagai angkutan dan babi.

Ternak yang sangat potensi di kembangkan adalah ternak sapi dan kerbau, pakan yang tersedia cukup banyak dan mempunyai daya jual tinggi serta pasar yang cukup terbuka serta populasi yang tersebar di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Data dari dinas pertanian bahwa peternakan di Kabupaten Pekalongan untuk sapi ada di 19 kecamatan Kabupaten rata-rata di tiap-tiap kecamatan sekitar 100 ekor lebih bahkan di  kandang serang mencapai 1600 ekor, paninggaran 3206 ekor, lebak barang 2380 ekor dan petungkriyono 1767  ekor.

Potensi unggulan peternakan yaitu pelaku peternak sapi yang ada di wilayah Kabipaten Pekalongan di kecamatan petungkriyono, kajen, kandangserang, kesesi, talun, paninggaran, karangdadap dan sragi.

5. Potensi Unggulan Agro dan Hortikultura
Wilayah Kabupaten Pekalongan secara geografis merupakan daerah tropis yang sangat kaya akan potensi tanaman buah dan sayuran, hampir setiap pekarangan dan kebun ditanami berbagai jenis tanaman seperti durian, mangga, rambutan, jambu biji, sawo, pete, jengkol, nangka dan manggis  serta tanaman kayu yang sudah biasa ditanam adalah pinus, jati, sengon, dll. Jenis tanaman lain seperti kopi, cengkeh, jeruk, pisang, menjadi hasil yang sangat pontesi dalam meningkatkan ekonomi bagi masyarakat, jenis produk lain ialah dari jenis tanaman sayuran untuk daerah pegunungan diantaranya jenis kentang, kol, cabe, melon, dll. Potensi ini masih dijual dalam bentuk mentah belum diolah menjadi produk yang dapat meningkatkan kehidupan masyarakat, peran pengepul sangat mendominasii terutama soal harga dan belum adanya sebuah wadah yang menampung hasil produksi tersebut dengan harga yang sesuai.

6. Potensi Unggulan Perikanan (Tawar dan Laut)
Potensi perikanan di Kabupaten Pekalongan memang sangat luar biasa, potensi perikanan laut yang sangat berlimpah serta tambak-tambak yang dikembangkan menambah kekayaan perikanan yang ada di wilayah ini. Perikanan air tawar di Wilayah Kabupaten Pekalongan  tersebar di seluruh Kecamatan, peluang usaha ini masih terdapat tempat yang sangat luas untuk pengembangan kegiatannya. Oleh karenanya usaha perikanan ini disamping berpotensi untuk usaha pengembangannya juga berpeluang investasi dalam usaha pengolahannya. Berdasarkan data yang ada bahwa potensi perikanan di Kabupaten Pekalongan untuk lebih rinci dapat dilihat pada tabel sebagai berikut :

NO.
POTENSI
LUAS
KETERANGAN
1.
POTENSI PERIKANAN TANGKAP (LAUT)

Kabupaten Pekalongan mempunyai 2 TPI yaitu PPP Wonokerto dan PPI Jambean dengan total produksi ikan laut sebesar ± 1.714,60 ton / tahun, dengan jumlah kelompok nelayan 20 kelompok dengan anggota 589 orang, dengan didukung KUD Minosoyo dan KSU Tirta Mina Mandiri sebagai wadah mereka.
2.
PRODUKSI PERIKANAN BUDIDAYA TAMBAK

630,30 

ha,
tersebar di 3 Kecamatan yaitu Tirto, Wonokerto dan Siwalan dengan jumlah pembudidaya 677 orang, mereka tergabung dalam Pokdakan dengan jumlah anggota 607 orang yang tergabung dalam 1 UPP Tambak Makmur.
Produksi yang paling dominan adalah ikan bandeng dengan produksi 1.061,07 ton/thn Koperasi yang membidangi adalah Koperasi Perikanan Darat (KPD) Makmur.
3.
POTENSI PERIKANAN BUDIDAYA (KOLAM)
23,08 hatersebar di 19 kecamatan dengan jumlah produksi 124,7 ton/thn, jumlah kelompok pembudidaya 1572 orang yang tergabung dalam 12 kelompok.
4.
POTENSI UNIT PEMBENIHAN RAKYAT (UPR)

Unit Pembenihan Rakyat Kabupaten Pekalongan sebanyak 81 unit dengan produksi 857.000 ekor/thn yang terdiri dari jenis ikan karper, koi, nila, tawes dan lele.
5.
POTENSI UPTD BBI KARANGANYAR
1,1235 hadengan luas bangunan 0,1235 ha dan luas kolam 1 ha, produksi/tahun 304.500 ekor/tahun. Jenis ikan yang diproduksi tawes, karper, koi, nila gift, lele, gurame, nila merah dan bawal.
6.
POTENSI PENGOLAHAN IKAN

Pengolahan ikan di Kabupaten Pekalongan masih memerlukan pengembangan baik sarana dan prasarana pengolahan, jumlah produksi pengolahan 742.808 ton/tahun dengan jenis produk olahn teri nasi, ikan pindang, ikan panggang, ikan asin, terasi dan bandeng presto.
7.
POTENSI PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR

Pengembangan infrastruktur perikanan dan kelautan  baik sarana dan prasarana fisik pelabuhan perikanan pantai (break water) dermaga dan revetment, penanaman hutan bakau masih terbuka lebar pengembanganya.
8.
POTENSI KONSERVASI KELAUTAN

Kegiatan yang telah dilaksanakan dan penenggelaman Terumbu Karang Buatan (TKB) atau rumpon dasar, sampai saat ini sudah terealisasi 650 unit TKB sedangkan ideal untuk luasan 2 ha adalah 900 unit TKB.

7. Potensi Unggulan Industri Kreatif dan UMKM
Kegiatan masyarakat yang merupakan kegiatan usaha produktif yang sangat kreatif dan usaha kecil menengah yang sudah dijalankan oleh masyarakat Kabupaten Pekalongan, kegiatan usaha produktif kreatif ini merupakan potensi unggulan yang perlu ditingkatkan serta kegiatan usaha kecil dan menengahnya dimana pada dua kegiatan tersebut sangat banyak menyerap tenaga kerja.

Industri kreatif yang ada di Kabupaten Pekalongan ini antara lain, industri kerajinan dari bahan limbah tempurung yang di buat kancing baju, tas, dompet, dll, pengolahan kulit ternak, meubel, makanan ringan dan kue, pengolahan bahan bangunan, pengolahan kopi bubuk, ikan pindang, telur asin, batu bata dan lain-lain.

NO.
JENIS POTENSI
GRANT TOTAL
TINGKATAN POTENSIAL
1.
Batik
3.433
potensial
2.
Tenun ATM
3.374
cukup potensial
3.
Peternakan Sapi
3.450
potensial
4.
Agro dan Horti
3.653
potensial
5.
Perikanan
3.556
potensial
6.
Industri Kreatif dan UMKM
3.607
potensial

Sumber :  Hasil Survei Iklim Usaha


JENIS PERIZINAN

DAN WAKTU PENYELESAIAN

 

NO

JENIS PERIZINAN

WAKTU PENYELESAIAN

1

 

Izin Usaha Industri ( IUI ) Kecil

 

5 hari kerja

2

 

Izin Usaha Industri ( IUI ) Besar

 

7 hari kerja

3

 

Surat Izin Usaha Perdagangan ( SIUP )

 

3 hari kerja

4

 

Tanda Daftar Perusahan ( TDP )

 

3 hari kerja

5

 

Izin Mendirikan Bangunan ( IMB )

 

20 hari kerja

6

 

Izin Gangguan ( HO )

 

14 hari kerja

7

 

Izin Reklame

 

7 hari kerja

8

 

Persetujuan Prinsip

 

12 hari kerja

9

 

Izin Usaha Pariwisata

 

7 hari kerja

10

 

Taman Rekreasi

 

7 hari kerja

11

 

Gelanggang Renang

 

7 hari kerja

12

 

Gelanggang Permainan & Ketangkasan

 

3 hari kerja

13

 

Rumah Makan

 

5 hari kerja

14

 

Hotel Melati/Vila/Losmen/Pesanggrahan

 

7 hari kerja

15

 

Karaoke / Diskotik

 

5 hari kerja

16

 

Dunia Fantasi

 

7 hari kerja

17

 

Pusat Seni dan Hiburan

 

7 hari kerja

18

 

Fitnes Centre

 

3 hari kerja

19

 

Izin Pengobatan Tradisional

 

30 hari kerja

20

 

Izin Industri Rumah Tangga Pangan ( IRTP )

 

30 hari kerja

21

 

Izin Depot Air Isi Ulang

 

10 hari kerja

22

 

Izin / Layanan SPA

 

10 hari kerja

 23

 

Izin Galian Golongan C

 

7 hari kerja


first
  
last
 
 
start
stop

Agenda Kegiatan

There are no events at this time
Jaringan Data Spasial Daerah Kabupaten Pekalongan Bappeda PM Kabupaten Pekalongan Kajen

Pengunjung Online

Kami punya 23 tamu online
You are here: Pusat Data Potensi Unggulan