BUPATI DUKUNG AKSI PERUSAHAAN SWASTA AKOMODIR PEDAGANG TRADISIONAL LEBIH BERKEMBANG

 

 

 

KAJEN - Pemerintah mendukung aksi perusahaan swasta dalam mengakomodasi pedagang tradisional untuk lebih berkembang. Namun yang terpenting adalah kesadaran dan keinginan pelaku usaha. Demikian disampaikan Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH., M.Si saat membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Manajemen Ritel Bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Senin (4/9/2017) di aula lantai I Setda Kabupaten Pekalongan di Kajen.

Bupati menyampaikan, sinergi yang baik ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi berbagai pihak. "Baik pedagang tradisional maupun toko modern, keduanya bisa sama-sama berkembang dan berkontribusi positif pada perekonomian bangsa," terang Bupati.

Sementara sebelumnya, Deputi Branch Manager Alfamart Semarang, Supriyanto mengatakan, pelatihan yang melibatkan para pelaku UMKM dan pedagang kelontong ini digelar secara rutin setiap tahun dan di setiap wilayah yang memiliki jaringan Toko Alfamart.

"Tujuannya, mengajak para pelaku UMKM dan pedagang kelontong khususnya yang juga memiliki bisnis ritel untuk memahami manajemen ritel modern. Ritel tradisional serta ritel modern sudah saatnya tumbuh berdampingan. Keduanya harus bersinergi dan sekarang jumlah outlet binaan Alfamart khususnya yang ada di Kabupaten Pekalongan sebanyak 278 binaan," tutur Supriyanto.

Dijelaskan Supriyanto, bentuk sinergi yang dilakukan Alfamart dengan peritel tradisional yakni melalui program outlet binaan Alfamart (OBA). Program tersebut dijalankan dalam dua bentuk, yaitu pertama, memberikan pelatihan manajemen ritel. Kedua, menyediakan layanan pesan antar barang dagangan dengan harga khusus bagi member pedagang OBA. Selain itu, juga ada bedah warung yang dijalankan bagi member terpilih.

"Hal ini sejalan dengan visi perusahaan yaitu menjadi jaringan distribusi ritel yang berorientasi pada pemberdayaan pedagang kecil. Pedagang ritel tradisional perlu dibekali dengan ilmu manajemen ritel modern agar memiliki daya saing," imbuhnya.

Pelatihan manajemen ritel diikuti 100 pedagang dan pelaku UMKM di Kabupaten Pekalongan. Adapun materi yang disampaikan dalam pelatihan tersebut antara lain tentang manajemen penataan barang, pengaturan stok barang, manajemen, manajemen keuangan (cash flow), serta tips mengamati tren pasar terkait produk yang sedang diminati. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)

Publisher : arif

 

 

 

Anda disini: Home Informasi Berita Berita Lokal BUPATI DUKUNG AKSI PERUSAHAAN SWASTA AKOMODIR PEDAGANG TRADISIONAL LEBIH BERKEMBANG