Bupati Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Salakbrojo

Surel Cetak PDF

Muludan_Salakbrojo_Web

(Release : Bag. Humas Setda). KAJEN – Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW malam ini adalah sebuah nikmat, karena belum tentu semua umat Islam mau melakukan kegiatan semacam ini. Oleh karena itu saya merasa bersyukur dapat bersama-sama dengan warga Salakbrojo untuk melakukan peringatan ini. Demikian disampaikan Bupati Pekalongan Drs. H. A. Antono, M.Si pada acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Al-Asyari Dukuh Miyanggong Desa Salakbrojo Kecamatan Kedungwuni, Kamis (16/2) malam.

Bupati hadir malam itu didampingi antara lain oleh Kabag Kesra, Kabag Pembangunan, Kabag Humas, Kepala Kesbangpol, Camat dan Muspika Kecamatan Kedungwuni. Ratusan pengunjung juga tampak memadati Masjid desa setempat.

Lebih lanjut, Bupati, mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Pekalongan umumnya dan masyarakat Desa Salakbrojo khususnya atas apa yang sudah dilakukan, baik kepada Pemerintah maupun kepada saya secara pribadi. Namun demikian dalam kesempatan ini Drs. H. A. Antono, M.Si memohon doa restu agar dapat mewujudkan harapan dari seluruh warga masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk menuju yang lebih baik. “Saya akan mencoba melaksanakan tugas dan pembangunan apa yang menjadi harapan masyarakat. Karena pekerjaan memperbaiki infrastruktur seperti jalan rusak, jalan becek, jembatan ambrol, saluran rusak, sawah yang terkena wereng dan lain sebagainya itu memang menjadi pekerjaan saya selaku Bupati,” tegasnya.

“Namun untuk mengerjakan semua itu tidak mudah. Akan tetapi saya tetap berkomitmen, karena itu memang menjadi tanggungjawab saya,” imbuhnya.

Menyangkut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW malam hari itu, orang nomor satu di Kabupaten Pekalongan mengutarakan, peringatan Maulid Nabi dikatakan berhasil dan ada manfaatnya manakala kita baik yang menghadiri maupun yang mendengarkan perilakunya semakin baik seperti yang dicontohkan Nabi Agung Muhammad SAW. “Oleh karena itu, saya berdoa agar peringatan Maulid Nabi ini mempunyai makna dan bermanfaat serta dapat dipahami dan dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” terang Drs. H. A. Antono, M.Si.

Sementara itu sebelumnya, Kades Salakbrojo KH. Khumaidi selaku panitia penyelenggara melaporkan bahwa pembangunan Masjid Jami Al-Asyari di desanya merupakan swadaya murni seluruh warga masyarakat. Dimana, menurutnya biaya pembangunan yang dianggarkan kurang lebih 1 milyar. “Pembangunan Masjid ini sudah berjalan mulai tahun 2009 hingga sekarang. Adapun biaya yang telah kami keluarkan lebih kurang 800 juta, dimana pembangunannya masih 75%”, ujarnya.

“Untuk itu, kami persilakan apabila ada aghnia yang mau mengulurkan tangan guna membantu pembangunan Masjid ini”, imbuhnya.

Sedangkan KH. Luthfi Hakim dari Ponpes Buntet Cirebon dalam tausiahnya antara lain menyampaikan bahwa perasaan cinta kepada orang terdekat dan orang yang kita sayangi, sangatlah berbeda perasaan cinta kita kepada Rasulullah SAW. Hal itu, menurut beliau, karena perasaan cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW didasari rasa iman, bukan nafsu. (di2k/humas setda).

Jaringan Data Spasial Daerah Kabupaten Pekalongan Bappeda PM Kabupaten Pekalongan Kajen

Pengunjung Online

Kami punya 37 tamu online
You are here: Fasilitas Web Berita Berita Lokal Bupati Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Salakbrojo