Pelantikan_Dir_PDAM
(Release : Bag. Humas Setda). KAJEN -  H. Darmaji SE kembali dipercaya menduduki jabatan Direktur PDAM “Tirta” Kajen untuk periode 2011-2015. Sebelumnya, warga Desa Nyamok, Kajen itu menduduki jabatan yang sama pada periode 2006-2010.

Direktur baru PDAM “Tirta” Kajen Senin (22/8) dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Pekalongan, Drs. H. Amat Antono, MSi di Ruang Rapat Bupati. Acara dihadiri Badan Pengawas PDAM, Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda dan para Kepala SKPD terkait. Pengangkatan H. Darmaji SE didasari Surat Keputusan Bupati Pekalongan Nomor 359/225 Tahun 2011 tanggal 18 Agustus 2011.

Dalam sambutannya, Bupati Antono mengucapkan terima kasih pada Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Drs. Mujiyanto dan mengucapkan selamat pada Direktur baru yang mendapat kepercayaan dari pimpinan. Drs. Mujiyanto menjadi Plt setelah masa jabatan direktur berakhir pada 3 Februari 2010 lalu.  

Kebutuhan Masyarakat
Menurut Antono, PDAM merupakan unit yang memiliki tanggung jawab strategis menyangkut ketersediaan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan. “Berbeda dengan ratusan tahun lalu, air bersih saat ini menjadi kebutuhan masyarakat yang tidak bisa terhindarkan,” tutur Bupati. Sama halnya dengan energi, ke depan, air akan menjadi tumpuan. Oleh karena itu, Bupati meminta agar Direktur PDAM dan jajarannya bekerja dengan baik serta selalu bersinergi dengan Badan Pengawas. “Kami minta agar PDAM dikelola dengan baik, karena jika tidak dikelola dengan baik, citra pemkab berkaitan dengan pelayanan pada masyarakat akan menjadi tidak baik pula,” ungkap Bupati. Menurut Bupati, PDAM bagian tak terpisahkan dari Pemkab Pekalongan.

Bupati menyatakan akan menjalankan fungsi manajemen dengan meminta laporan dari Direktur PDAM setiap bulan dan mengevaluasi kinerja setiap 3-6 bulan.

Darmaji, usai pelantikan mengatakan, akan melakukan terobosan antara lain memanfaatkan air permukaan di wilayah Kandangserang. Dari sumber tersebut diperkirakan bisa dihasilkan debit air sebesar 400 liter/detik. “Sebanyak 250 liter per detik untuk kebutuhan pelanggan Kabupaten Pekalongan dan sisanya akan kita jual ke Kota Pekalongan,” terang Darmaji. Saat ini terdapat beberapa sumber air, baik dari mata air, air permukaan, maupun dari sumur artetis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Pekalongan. Saat ini jumlah pelanggan PDAM sekitar 6.800 pelanggan. Ditambahkan, saat ini pembayaran rekening air PDAM, selain di kantor PDAM, juga dilayani di seluruh kantor pos di Indonesia.

Terkait keluhan pelanggan terkait air PDAM yang kadang macet, Darmaji menyatakan akan mengirim tanki air ke pelanggan yang memang kekurangan air, dengan catatan pelanggan menyampaikan laporan ke kantor PDAM.(lei/humas setda).

Anda disini: Home Berita Berita Lokal Darmaji Kembali Jadi Direktur PDAM