PBB_P2

KAJEN – Per 1 Januari 2013, Pemkab Pekalongan mengalihkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan-Perkotaan (PBB-P2) menjadi pajak daerah. Setelah menjadi pajak daerah, PBB-P2 ditargetkan menyumbang PAD Kota SANTRI sebesar Rp 8,6 Miliar pada tahun ini.

Pelaksanaan kegiatan tersebut ditandai dengan launching oleh Bupati Drs. H. A. Antono, M.Si di halaman Kantor Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD), Kamis (3/1). Acara dihadiri Kepala Kantor Pajak Pratama Pekalongan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, dan pihak Bank Jateng.   

Kepala DPPKD, Dra Mukarromah Syakoer MM, dalam laporannya, menyebutkan. Target pendapatan dari PBB-P2 setelah menjadi pajak daerah sebesar Rp. 8.657.000.000 atau 100% pendapatan PBB dari jumlah wajib pajak sebanyak 441.971 WP.

Terpisah, Kabid Pelayanan dan Penagihan DPPKD, Trisno Suharsanto, SE, M.Si menjelaskan Pendapatan akan menjadi Pos Pendapatan Asli Daerah (PAD).  Sebelumnya, sewaktu dikelola oleh Pusat, Pemkab Pekalongan menerima bagi hasil sebesar 64,8% yang menjadi dana perimbangan pada pos bagi hasil pajak.

Lebih lanjut dijelaskan, target PAD Tahun 2013 sebesar Rp. 127,1 M, termasuk target pendapatan dari PBB-P2. “Kami optimis target PAD tahun 2013 tercapai, dengan tambahan dari PBB-P2 yang ditargetkan 8,6 M dan dari objek-objek lainnya,” ungkap Trisno. Sebelumnya, target PAD 2012 sebesar Rp. 108,3 M dan realisasinya melampaui target, mencapai Rp. 119,2 M.

Menurut Trisno. selain pendapatan yang lebih besar bagi daerah, pengalihan PBB-P2 menjadi pajak daerah juga menguntungkan secara administrasi, pemkab menjadi lebih mengetahui objek dan subjek pajaknya, sehingga lebih objektif dan sesuai kondisi riil.

Bupati Drs. H. A. Antono, M.Si dalam sambutan pada launching Pengalihan PBB-P2 menjadi pajak daerah meminta pada seluruh jajarannya untuk menjaga kepercayaan dari Pemerintah Pusat untuk mengelola PBB-P2. “Sebelumnya pajak dikelola oleh Pusat, sekarang diberikan kewenangan kepada daerah untuk mengelola. Ini merupakan hal baru, menjadi tanggung jawab bersama untuk keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini,” tutur Bupati. Bupati meminta pada seluruh Kepala SKPD, Camat dan Kades/ Lurah yang hadir dalam acara tersebut untuk mendukung pengelolaan PBB-P2 oleh pemkab.

Direktur Pemasaran Bank Jateng Joko Sambodo, SH, MM dalam sambutannya mengungkapkan terima kasih kepada Pemkab Pekalongan atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya untuk mengelola Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan – Perkotaan (PBB-P2). Saat ini, Bank Jateng melaksanakan kerja sama dengan 23 kabupaten/ kota di Jawa Tengah dalam pengelolaan PBB-P2.

Pada acara launching, dilakukan penandatanganan berita acara penyerahan data base dari Kepala KPP Pratama, Abdul Ghofir kepada Bupati Pekalongan serta kesepakatan bersama antara Pemkab Pekalongan dengan Bank Jateng, yakni oleh Kepala Kantor Bank Jateng Cabang Kajen, Suharto SE, MM. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Antono juga melakukan simbolis pencetakan dan pembayaran SPPT PBB-P2.
*) siti kholidah – kontributor Humas Kabupaten Pekalongan.

sumber:
www.jatengrpov.go.id
foto : Bag. Humas Setda Kab. Pekalongan

editorweb: eIP.Bid.Kominfo

Anda disini: Home Berita Berita Jawa Tengah Pemkab Pekalongan Alihkan PBB-P2 Jadi Pajak Daerah, Sumbangkan PAD Rp 8,6 M