Pengelolaan Konsumsi Masih Pengaruhi Ketahanan Ekonomi Indonesia

Surel Cetak PDF

Dalam beberapa tahun terakhir, konsumsi yang terus meningkat sepanjang tahun menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Demikian disampaikan Peneliti Pusat Penelitian Ekonomi (P2E) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Wijaya Adi dalam seminar Outlook Perekonomian Indonesia 2012 di Gedung LIPI, Jakarta pada Kamis (22/12).

Peran konsumsi akan semakin penting jika dikaitkan dengan penguatan perekonomian domestik, karena konsumsi diharapkan mampu menyerap tambahan penawaran agregat (aggregate supply) sebagai akibat dari upaya kompensasi turunnya ekspor Indonesia ke beberapa negara tujuan ekspor. "Dengan perkataan lain, dalam kerangka ekonomi domestik, diharapkan sektor riil mampu meningkat, dan peningkatan ini dapat diserap oleh pasar domestik," ujar Wijaya.

Menurut Wijaya, salah satu langkah yang perlu mendapat perhatian dalam pengelolaan konsumsi adalah menjaga stabilitas inflasi pada tingkat yang wajar. "Khusus untuk masyarakat golongan rendah, stabilisasi harga beras merupakan salah satu syarat penting. Mengapa, karena harga beras menyumbang angka cukup signifikan dalam inflasi total," urainya.

Selain itu, dengan inflasi yang terkendali pada tingkat yang wajar, bunga bank diharapkan juga akan rendah, sehingga pinjaman akan meningkat, baik untuk konsumsi maupun produksi. "Dalam kaitannya dengan konsumsi, meningkatnya pinjaman akan memperkuat permintaan agregat. Sementara dalam kaitannya dengan produksi, meningkatnya pinjaman akan memperkuat penawaran agregat, khususnya sektor riil," pungkasnya.(sgd)

Sumber :  www.kemenkeu.go.id Jakarta, 22/12/2011 MoF (Fiscal) news.

Jaringan Data Spasial Daerah Kabupaten Pekalongan Bappeda PM Kabupaten Pekalongan Kajen

Pengunjung Online

Kami punya 17 tamu online
You are here: Fasilitas Web Artikel Ekonomi Pengelolaan Konsumsi Masih Pengaruhi Ketahanan Ekonomi Indonesia